Krisdayanti Tewas Dibekap Suaminya Pakai Bantal
INHILKLIK.COM, JAKARTA - Diduga gelap mata karena cemburu, ARH alias Hal (25) membunuh istrinya, Hernita Krisdayanti (21).
Dikutip dari laman riausky, wanita malang tersebut ditemukan sudah tidak lagi bernafas oleh mertuanya sendiri, Shakira Gule (50) di atas tempat tidur di rumahnya di Jalan Toman, Kelurahan Muara Fajar Barat, Kecamatan Rumbai.
Tidak jauh dari tubuh korban, ditemukan sebuah bantal dan kain sarung. Diduga, digunakan untuk menghabisi H Krisdayanti dengan cara dibekap ke wajah korban.
Dalam keterangannya kepada kepolisian, Shakira menyebutkan, kecurigaannya muncul ketika mendapati putra kandungnya, ARH meminta uang kepadanya dalam kondisi terburu-buru.
Karena tak lazim, lantas dia menolak permintaan putranya tersebut. Sementara ARH yang tidak mendapatkan uang lantas bergegas berlari pulang ke arah rumahnya lantas pergi membawa sepeda motor Honda Beat miliknya lantas menghilang.
Shakira yang curiga lantas bergegas berlari ke dalam rumah dan melihat pemandangan tak lazim, dimana menantunya, H Krisdayanti sudah tergeletak di atas tempat tidur dalam kondisi sudah tidak bernyawa.
Mendapati itu, Shakira pun panik lantas melaporkan peristiwa menyedikan hati itu kepada tetangga yang kemudian dilaporkan kepada aparat kepolisian di Polsek Rumbai.
Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru AKP Awaluddin kepada wartawan membenarkan peristiwa penemuan mayat korban, Herlinda Krisdayanti.
''Dugaan sementara korban pembunuhan dan pelakunya orang dekatnya,’’ kata AKP Awaluddin, Senin (1/7/2019) siang.
Pasca kejadian, aparat kepolisian langsung melakukan pengejaran dengan Awalnya, kata Kasat, pelaku diduga kabur ke arah Medan, Sumatera Utara. Namun, setelah dikejar, pelaku akhirnya diamankan di wilayah Bengkalis.
‘’Setelah kita datangi TKP, kita mendapatkan informasi pelaku lari ke arah Medan. Lalu kita buru dan berhasil ditangkap di Bengkalis,’’ tambahnya.
Dugaan sementara, motif pelaku menghabisi nyawa istrinya dilatarbelakangi rasa cemburu. Namun saat ini masih dalam pengembangan.
‘’Korban dikatakan pelaku sering marah. Tidak boleh diantar dan jemput kerja,’’ terangnya.
Mengenai cara pelaku menghabisi korban, kata Kasat Reskrim, diduga dilakukan dengan membekap menggunakan bantal. ‘’Pelakunya bersama barang bukti bantal dan satu helai kain sarung diamankan di Polresta Pekanbaru guna penyidikan lebih lanjut,’’ ungkap Awaluddin.
Lapas Tembilahan Gagalkan Penyelundupan 2 Unit Handphone dalam Titipan Makanan
Tembilahan - Komitmen Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Tembilahan dalam mewujudkan lingku.
PBH PERADI Desak Kapolda Riau Turun Tangan, Usut Tuntas Dua Dugaan Kasus Kekerasan yang Menyeret Nama Polisi
PEKANBARU – Belum tuntas pengusutan dugaan tindak kekerasan yang terjadi di Mapolresta Pekanbar.
PW-IWO Provinsi Riau dan PBH Peradi Pekanbaru Teken MoU, Perkuat Bantuan Hukum Gratis bagi Masyarakat dan Wartawan
PEKANBARU-Pengurus Wilayah Ikatan Wartawan Online (PW-IWO) Provinsi Riau resmi menjalin kerja sam.
Ditreskrimum Polda Riau Hentikan Laporan Dugaan Pengancaman terhadap Ketua IWO Riau
PEKANBARU – Laporan dugaan pengancaman yang ditujukan kepada Ketua Pengurus Wilayah Ikatan Wart.
Refleksi Akhir Tahun 2025, Kejari Inhil Paparkan Capaian Kinerja Penegakan Hukum
Kejaksaan Negeri (Kejari) Indragiri Hilir menggelar konferensi pers refleksi akhir tahun 2025 pad.
Kejari Inhil Umumkan Capaian Penanganan Korupsi pada Momentum HAKORDIA 2025
TEMBILAHAN — Memperingati Hari Anti Korupsi Sedunia (HAKORDIA) Tahun 2025, Kej.
iKlik Network







