Bos Geng Narkoba Tertangkap Karena Video Foya-foya Tersebar
INHILKLIK.COM, JAKARTA - Bos geng narkoba paling mematikan di Kolombia, Diego Fernando Bustamante Segura telah ditangkap setelah berbagi video dirinya memamerkan gaya hidup mewahnya secara online.
Dia yang juga dikenal sebagai Diego Optra ditangkap di kota Rionegro di barat laut Kolombia, lapor media setempat, dikutip dari Daily Star, Minggu (13/10/2019).
Dia diduga oleh polisi terlibat dalam kasus-kasus pembunuhan yang terkait dengan perdagangan narkoba di kota pelabuhan Buenaventura.
Diego, seorang tersangka raja obat bius, ditangkap oleh polisi setelah permohonan publik untuk mendapatkan informasi dan hadiah lebih dari £ 10.000 ditawarkan kepada siapa saja yang dapat membawa mereka kepadanya.
Pada saat penangkapannya, ia meninggalkan sebuah villa mewah sambil ditemani oleh tujuh orang pria yang bepergian dengan dua kendaraan lapis baja, demikian diyakini.
Dia dikatakan mengenakan gelang £ 140.810 ketika polisi menangkapnya.
Juru bicara kepolisian Oscar Atehortua mengatakan: "Tersangka ini berperilaku dengan cara yang sangat khusus.
"Dia menggunakan pakaian one-piece, pakaian, sepatu, dan perhiasan dari tiga merek tertentu, Dolce & Gabbana, Gucci dan Versace. Setiap hari dia menggabungkan ketiga merek ini."
Diego diduga memerintahkan geng jahat yang terdiri dari 70 orang yang diduga melakukan penyelundupan narkoba dan pemerasan di kota Buenaventura.
Juru bicara kepolisian Atehortua menambahkan bahwa "pembunuhan adalah cara paling efektif untuk menciptakan teror dan merekrut anggota baru".
Menurut pihak berwenang setempat, geng kriminal mampu mengirim tiga ton kokain ke Amerika Serikat dan Amerika Tengah setiap bulan.
Diliana Francisca Toro, pengasuh Valle de Cauca, menulis di Twitter: "Penangkapan Diego Optra adalah hasil dari operasi keamanan di mana kami menawarkan hadiah sebesar £ 11.735.
sumber: rakyatku.com/Gil
Lapas Tembilahan Gagalkan Penyelundupan 2 Unit Handphone dalam Titipan Makanan
Tembilahan - Komitmen Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Tembilahan dalam mewujudkan lingku.
PBH PERADI Desak Kapolda Riau Turun Tangan, Usut Tuntas Dua Dugaan Kasus Kekerasan yang Menyeret Nama Polisi
PEKANBARU – Belum tuntas pengusutan dugaan tindak kekerasan yang terjadi di Mapolresta Pekanbar.
PW-IWO Provinsi Riau dan PBH Peradi Pekanbaru Teken MoU, Perkuat Bantuan Hukum Gratis bagi Masyarakat dan Wartawan
PEKANBARU-Pengurus Wilayah Ikatan Wartawan Online (PW-IWO) Provinsi Riau resmi menjalin kerja sam.
Ditreskrimum Polda Riau Hentikan Laporan Dugaan Pengancaman terhadap Ketua IWO Riau
PEKANBARU – Laporan dugaan pengancaman yang ditujukan kepada Ketua Pengurus Wilayah Ikatan Wart.
Refleksi Akhir Tahun 2025, Kejari Inhil Paparkan Capaian Kinerja Penegakan Hukum
Kejaksaan Negeri (Kejari) Indragiri Hilir menggelar konferensi pers refleksi akhir tahun 2025 pad.
Kejari Inhil Umumkan Capaian Penanganan Korupsi pada Momentum HAKORDIA 2025
TEMBILAHAN — Memperingati Hari Anti Korupsi Sedunia (HAKORDIA) Tahun 2025, Kej.
iKlik Network







