Dengar Bisikan Gaib, Seorang Ayah di Riau Ini Tega Habisi Nyawa Anaknya Demi Obati Istri
INHILKLIK.COM, PEKANBARU - Bocah berusia 3 tahun tewas mengenaskan dibunuh oleh ayah kandungnya sendiri.
Peristiwa ini terjadi di Kota Pekanbaru, Provinsi Riau.
Dia tega membunuh anak kandungnya setelah mendengar bisikan gaib.
Menurut Kasubag Polresta Pekanbaru, Ipda Budhia Diandha, pelaku berinisial HE (38) mendengar bisikan itu usai melakukan ritual pengusiran setan.
"Pelaku mengaku membunuh anaknya setelah melakukan ritual pengusiran setan, apabila anaknya dibunuh maka istrinya yang dimasuki setan akan bisa sembuh," ungkap Budhia saat dihubungi Kompas.com, Senin (17/2/2020).
Tragisnya, usai membunuh anaknya, HE lalu pergi ke dalam kamar bersama istrinya.
"Kami sedang menggali keterangan saksi yakni istrinya karena bersama dengan pelaku di dalam kamar," pungkasnya.
Budhia menjelaskan, kasus tersebut terungkap saat adik kandung HE, Junawan (31), datang ke rumah pelaku Senin pagi sekitar pukul 10.30 WIB.
Saat itu, Junawan mengaku hendak menanyakan kenapa pelaku tidak masuk kerja.
"Setibanya saksi di tempat kejadian perkara (TKP), saksi memanggil dari luar rumah pelaku. Tapi, beberapa kali dipanggil tidak ada jawaban. Sedangkan sepeda motor pelaku ada di depan rumahnya," kata Budhia.
Merasa ada kejanggalan, Junawan mengajak ketua RT setempat untuk membuka pintu rumah HE.
Setelah berhasil masuk dari pintu samping, Junawa dan ketua RT kaget saat melihat korban telah tewas di ruang makan dalam posisi telungkup.
Sedangkan pelaku dan istrinya ditemukan sedang berada di dalam kamar.
Melihat hal itu, saksi segera melapor ke petugas.
"Saksi melaporkan ke Bhabinkamtibmas dan Polsek Tampan. Selanjutnya, petugas datang ke TKP dan mengamankan pelaku," kata Budhia.
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Ritual Usir Setan Berujung Maut, Ayah Tega Bunuh Anaknya yang Berusia 3 Tahun".
Bangkapos.com
Lapas Tembilahan Gagalkan Penyelundupan 2 Unit Handphone dalam Titipan Makanan
Tembilahan - Komitmen Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Tembilahan dalam mewujudkan lingku.
PBH PERADI Desak Kapolda Riau Turun Tangan, Usut Tuntas Dua Dugaan Kasus Kekerasan yang Menyeret Nama Polisi
PEKANBARU – Belum tuntas pengusutan dugaan tindak kekerasan yang terjadi di Mapolresta Pekanbar.
PW-IWO Provinsi Riau dan PBH Peradi Pekanbaru Teken MoU, Perkuat Bantuan Hukum Gratis bagi Masyarakat dan Wartawan
PEKANBARU-Pengurus Wilayah Ikatan Wartawan Online (PW-IWO) Provinsi Riau resmi menjalin kerja sam.
Ditreskrimum Polda Riau Hentikan Laporan Dugaan Pengancaman terhadap Ketua IWO Riau
PEKANBARU – Laporan dugaan pengancaman yang ditujukan kepada Ketua Pengurus Wilayah Ikatan Wart.
Refleksi Akhir Tahun 2025, Kejari Inhil Paparkan Capaian Kinerja Penegakan Hukum
Kejaksaan Negeri (Kejari) Indragiri Hilir menggelar konferensi pers refleksi akhir tahun 2025 pad.
Kejari Inhil Umumkan Capaian Penanganan Korupsi pada Momentum HAKORDIA 2025
TEMBILAHAN — Memperingati Hari Anti Korupsi Sedunia (HAKORDIA) Tahun 2025, Kej.
iKlik Network







