• Selasa, 02 Juni 2026
  • Pikiran Rakyat Icon iKlik Network
  • Home
  • Daerah
    • Samosir
    • Serdang Bedagai
    • Meranti
    • Rokan Hilir
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Siak
    • Inhil
    • Inhu
    • Pelalawan
    • Kuansing
    • Rokan Hulu
    • Kampar
    • Pekanbaru
  • Ubah Laku
  • Feature
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Ragam
  • Nasional
  • Dunia
  • More
    • Opini
    • Desa
    • Parlemen
    • Lingkungan
    • Sport
    • Advertorial
    • Edukasi
    • Kesehatan
    • Travelling
    • Autotekno
    • Video
    • Lifestyle
    • Gallery
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Indeks
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Ragam
  • Nasional
  • Dunia
  • Opini
  • Desa
  • Parlemen
  • Lingkungan
  • Sport
  • Advertorial
  • Edukasi
  • Kesehatan
  • Travelling
  • Autotekno
  • Video
  • Lifestyle
  • Gallery
  • Daerah
  • Ubah Laku
  • Feature
  • Pekanbaru
  • Kampar
  • Rokan Hulu
  • Kuansing
  • Pelalawan
  • Inhu
  • Inhil
  • Siak
  • Bengkalis
  • Dumai
  • Rokan Hilir
  • Meranti
  • Serdang Bedagai
  • Samosir
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN
Pemkab Sergai Dorong Pendidikan Karakter, Wabup Adlin Resmikan Pembangunan Musala Sekolah
Presiden Prabowo Pimpin Panen Raya Nasional, Gubernur Sumut dan Bupati Sergai Tegaskan Komitmen Swasembada Pangan
Sepeda Motor Scorpio Milik Warga Teluk Mengkudu Raib Digondol Maling
Diresmikan PJ Bupati Inhil, PT BEST Mulai Produksi Biomassa untuk PLTU Tembilahan
Cara Menjaga Organ Pernapasan Tetap Sehat dari Dinkes Inhil

  • Home
  • Dunia

Kisah Sang Demonstran Cantik Myanmar, Gugur Dan Sumbangkan Organ Tubuhnya

Redaksi

Sabtu, 06 Maret 2021 11:34:30 WIB
Cetak
Kisah Sang Demonstran Cantik Myanmar, Gugur Dan Sumbangkan Organ Tubuhnya
Demonstran cantik Myanmar, Kyal Sin (19) tewas ditembak junta militer saat demo.(Foto:Instagram)

INHILKLIK.COM - Aksi demonstrasi menuntut demokrasi di Myanmar berdarah setelah Junta Militer Myanmar melakukan tindakan kekerasan. Kyal Sin (19) demonstran cantik yang dijuluki Angel atau malaikat gugur mencium bumi. Sang malaikat telah pergi setelah peluru bersarang di kepalanya, Rabu (3/3/2021).

Demonstran yang viral dengan kausnya; “Everything will be ok (Semuanya akan baik-baik saja)” itu, menyumbangkan organ tubuhnya.

Kyal Sin selalu membiarkan pakaiannya berbicara—pada salah satu unjuk rasa anti-kudeta Myanmar , dia menempelkan tanda di belakang jaket hitamnya: "Kami membutuhkan demokrasi. Keadilan untuk Myanmar. Hormati suara kami."

Beberapa minggu kemudian, gadis 19 tahun itu ditembak mati Rabu lalu di sebuah protes di jalan-jalan kota terbesar kedua di Myanmar, Mandalay.

Slogan pada kausnya tersebut telah menjadi refrein pedih yang bergema di media sosial, dan ribuan orang hadir untuk pemakamannya di Mandalay pada hari Kamis.

Untuk Kyal Sin, yang dijuluki "Malaikat", memulihkan demokrasi negaranya yang rapuh mengalahkan kekhawatiran tentang keselamatannya sendiri saat dia memprotes diakhirinya pemerintahan militer.

Gadis penggemar tari ini bergabung dengan ratusan ribu orang di seluruh negeri yang menyerukan pembebasan pemimpin sipil Aung San Suu Kyi, yang telah ditahan sejak militer sejak kudeta 1 Februari.

Sebelum pergi ke demonstrasi minggu ini, dia mendaftarkan golongan darahnya di halaman Facebook-nya, nomor teleponnya, dan mengatakan organnya tersedia untuk disumbangkan jika terjadi sesuatu padanya.

"Jika perlu, Anda dapat menghubungi saya dengan bebas di nomor telepon ini kapan saja," tulisnya.

"Saya bisa menyumbangkan (organ saya) jika saya meninggal. Jika seseorang membutuhkan bantuan segera, saya dapat menyumbang bahkan jika itu menyebabkan kematian saya."

Dia adalah salah satu dari setidaknya 38 orang yang menurut PBB tewas pada Rabu, hari paling mematikan di Myanmar sejak kudeta.

Rekaman yang di-posting di media sosial menunjukkan saat-saat terakhir Kyal Sin selama demonstrasi yang berubah menjadi kekerasan—merangkak di sepanjang jalan dan berlari mencari perlindungan di tengah suara tembakan dan semburan gas air mata. Seorang dokter memastikan kepada AFP, Jumat (5/3/2021), bahwa dia telah ditembak di kepala.

"Satu suara dari hati"

Beberapa jam setelah berita kematian Kyal Sin, penghormatan membanjiri media sosial, dengan karya seni yang dibuat dari pose berjongkok yang mencolok pada hari kematiannya.

Di halaman Facebook-nya, dia menunjukkan sisi yang berbeda—memposting video gerakan tariannya, selfie pakaiannya, dan menunjukkan hubungan dekatnya dengan ayahnya.

Dalam momen yang lembut bulan lalu, dia mengikat pita merah yang melambangkan keberanian di pergelangan tangannya.

"Saya tidak ingin me-mposting terlalu banyak tentang ini—terima kasih saja, Ayah,” tulis Kyal Sin, bersama dengan tanda pagar [tagar] "Keadilan untuk Myanmar".

Akhir tahun lalu, dia dan Ayahnya mengambil foto jari mereka yang ternoda tinta setelah memberikan suara pada pemilu demokratis kedua Myanmar, yang kemudian dimenangkan oleh partainya Suu Kyi; Liga Nasional untuk Demokrasi, dengan telak.

"Untuk pertama kalinya dalam hidup saya, saya telah menjalankan tanggung jawab saya sebagai warga negara ... satu suara dari hati," tulis Kyal Sin di Facebook, mem-posting foto dirinya sedang mencium jari bertinta.

Pada Kamis pagi, para pelayat menyanyikan lagu revolusioner populer "Kami Tidak Akan Melupakan Sampai Akhir Dunia" saat mereka melewati peti matinya dengan membawa karangan bunga.

Sebuah truk yang dipenuhi bunga dengan poster "pahlawan" di bagian depan muncul dalam prosesi pemakamannya, diikuti dengan mobil jenazah warna hitam dan emas.

Curahan duka bermunculan secara online dengan banyak yang menyebutnya sebagai martir. "Hati saya sangat sakit," tulis salah satu temannya di Facebook.

"Beristirahatlah dengan tenang temanku," tulis temannya yang lain. "Kami akan berjuang untuk revolusi ini sampai akhir.”

Peduli teman

Myat Thu, yang bersama Angel saat protes mengenang sosoknya sebagai wanita muda pemberani itu menendang pipa air hingga terbuka sehingga pengunjuk rasa dapat membasuh gas air mata dari mata mereka, dan perempuan yang melemparkan tabung gas air mata kembali ke arah polisi.

Sebelum serangan polisi, Angel dapat didengar di video berteriak, "Kami tidak akan lari" dan "darah tidak boleh ditumpahkan".

Polisi pertama memukul mereka dengan gas air mata, kata Myat Thu. Kemudian peluru datang. Foto yang diambil sebelum dia dibunuh menunjukkan Angel berbaring untuk berlindung di samping spanduk protes, dengan kepala sedikit terangkat.

Semua orang berpencar, kata Myat Thu. Baru kemudian dia mendapat pesan: Seorang gadis telah meninggal.

“Saya tidak tahu bahwa itu dia,” kata Myat Thu, tetapi gambar segera muncul di Facebook yang menunjukkan dia berbaring di samping korban lain.

“Dia adalah gadis yang bahagia, dia mencintai keluarganya dan ayahnya juga sangat mencintainya,” kata Myat Thu, yang sekarang bersembunyi. “Kami tidak sedang berperang. Tidak ada alasan untuk menggunakan peluru tajam pada orang. Jika mereka manusia, mereka tidak akan melakukannya."

Seorang teman, Kyaw Zin Hein, membagikan salinan pesan terakhirnya kepadanya di media sosial. Bunyinya: “Ini mungkin terakhir kali saya mengatakan ini. Sangat mencintaimu. Jangan lupa ”. (*)


Sumber : Okezone.com /  Editor : Ahmad

[ Ikuti InhilKlik.com ]


InhilKlik.com

BERITA LAINNYA +INDEKS
Dunia

Potensi Bitcoin Capai Rekor Baru di Tengah Kenaikan Data Ekonomi AS

Ahad, 15 Desember 2024 - 11:41:09 WIB

INHILKLIK - Bitcoin (BTC) dinilai memiliki peluang besar untuk mencapai level tertinggi baru, sei.

Dunia

Harga Minyak Naik Seiring Sanksi Baru terhadap Rusia dan Iran

Sabtu, 14 Desember 2024 - 11:32:41 WIB

INHILKLIK - Harga minyak naik 2% ke level tertinggi dalam 3 minggu pada perdagangan Jumat (13/12/.

Dunia

Harga Emas Dunia Turun Dibebani Imbal Hasil Obligasi AS

Jumat, 06 Desember 2024 - 10:56:36 WIB

INHILKLIK - Harga emas dunia melemah pada Kamis (5/12/2024) seiring kenaikan imbal hasil obligasi.

Dunia

Harga Emas Anjlok 3 Persen, Dipicu Berita Gencatan Senjata Israel-Hezbollah dan Bessent

Selasa, 26 November 2024 - 10:10:47 WIB

INHILKLIK - Harga emas turun lebih dari 3% pada Senin (25/11), mengakhiri reli lima sesi yang mem.

Dunia

Pertama Kali Terjadi dalam 130 Tahun, Gunung Fuji Kehilangan Lapisan Saljunya

Kamis, 07 November 2024 - 09:52:57 WIB

INHILKLIK - Gunung Fuji yang ikonis di Jepang, dikenal karena lapisan saljunya yang selalu bertah.

Dunia

Rupiah Dibuka Melemah ke Rp15.840, Terpukul Sentimen Pilpres AS dan Kenaikan Dolar

Rabu, 06 November 2024 - 11:43:35 WIB

INHILKLIK - Mata uang rupiah dibuka melemah ke posisi Rp15.840 per dolar Amerika Serikat (AS) pad.

TULIS KOMENTAR +INDEKS


VIDEO +INDEKS

Inovasi Tanjung Simpang, Tranportasi Antar Jemput Anak Sekolah Gratis

10 Juni 2022
Bakso Bakar Hendra, Enak di Lidah Pas di Kantong
13 Agustus 2021
Jagung Manis Nek Asni, Lokasinya di M Boya
14 Juli 2021
Kue Pukis di Pasar Kayu Jati, Rp 500,- Per Biji
12 Juli 2021
ES Cincau Hijau Tembilahan Hulu Bikin Ngiler
09 Juli 2021
Terkini +INDEKS
PT Bumi Palma Lestari Persada Gelar Apel Siaga Karhutla, Perkuat Sinergi Hadapi Ancaman Musim Kemarau
02 Juni 2026
Kecamatan GAS Catat 131 Ekor Lembu dan 16 Ekor Kambing Kurban pada Idul Adha 1447 H
27 Mei 2026
Ditreskrimum Polda Riau Hentikan Laporan Dugaan Pengancaman terhadap Ketua IWO Riau
27 Mei 2026
APINDO Serahkan Bantuan Alat Damkar dan Sembako di Pulau Kijang
24 Mei 2026
Polsek Sungai Batang Nandur Jagung Bersama Kelompok Tani Dukung Swasembada Pangan 2026
23 Mei 2026
Peran Aktif Bhabinkamtibmas Polsek Sabak Auh Kawal Pertumbuhan Jagung Pipil di Lahan 1 Hektare
23 Mei 2026
Milad ke-18 UNISI: Menuju Universitas Islam Unggul 2035 dengan Kurikulum Modern dan Penguatan SDM
22 Mei 2026
Polsek Sabak Auh Hadir di Tengah Masyarakat, Bhabinkamtibmas Beri Imbauan Kamtibmas
22 Mei 2026
Panen Padi Bersama Masyarakat, Polsek Sungai Batang Komitmen Dukung Pertanian Lokal
20 Mei 2026
Panen Raya Kelapa Perlu Dikelola Bijak, Dinas Pertanian Inhil Ajak Petani Pahami Dinamika Harga
15 Mei 2026
TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Kecamatan GAS Catat 131 Ekor Lembu dan 16 Ekor Kambing Kurban pada Idul Adha 1447 H
  • 2 Ditreskrimum Polda Riau Hentikan Laporan Dugaan Pengancaman terhadap Ketua IWO Riau
  • 3 APINDO Serahkan Bantuan Alat Damkar dan Sembako di Pulau Kijang
  • 4 Polsek Sungai Batang Nandur Jagung Bersama Kelompok Tani Dukung Swasembada Pangan 2026
  • 5 Peran Aktif Bhabinkamtibmas Polsek Sabak Auh Kawal Pertumbuhan Jagung Pipil di Lahan 1 Hektare
  • 6 Milad ke-18 UNISI: Menuju Universitas Islam Unggul 2035 dengan Kurikulum Modern dan Penguatan SDM
  • 7 Polsek Sabak Auh Hadir di Tengah Masyarakat, Bhabinkamtibmas Beri Imbauan Kamtibmas
Jasa Press Release Jasa Backlink Media Nasional

Ikuti Kami

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

Inhilklik.com ©2013 - 2020 | All Right Reserved

A Group Member of Iklik Network