• Selasa, 30 Juni 2026
  • Pikiran Rakyat Icon iKlik Network
  • Home
  • Daerah
    • Samosir
    • Serdang Bedagai
    • Meranti
    • Rokan Hilir
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Siak
    • Inhil
    • Inhu
    • Pelalawan
    • Kuansing
    • Rokan Hulu
    • Kampar
    • Pekanbaru
  • Ubah Laku
  • Feature
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Ragam
  • Nasional
  • Dunia
  • More
    • Opini
    • Desa
    • Parlemen
    • Lingkungan
    • Sport
    • Advertorial
    • Edukasi
    • Kesehatan
    • Travelling
    • Autotekno
    • Video
    • Lifestyle
    • Gallery
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Indeks
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Ragam
  • Nasional
  • Dunia
  • Opini
  • Desa
  • Parlemen
  • Lingkungan
  • Sport
  • Advertorial
  • Edukasi
  • Kesehatan
  • Travelling
  • Autotekno
  • Video
  • Lifestyle
  • Gallery
  • Daerah
  • Ubah Laku
  • Feature
  • Pekanbaru
  • Kampar
  • Rokan Hulu
  • Kuansing
  • Pelalawan
  • Inhu
  • Inhil
  • Siak
  • Bengkalis
  • Dumai
  • Rokan Hilir
  • Meranti
  • Serdang Bedagai
  • Samosir
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN
Pemkab Sergai Dorong Pendidikan Karakter, Wabup Adlin Resmikan Pembangunan Musala Sekolah
Presiden Prabowo Pimpin Panen Raya Nasional, Gubernur Sumut dan Bupati Sergai Tegaskan Komitmen Swasembada Pangan
Sepeda Motor Scorpio Milik Warga Teluk Mengkudu Raib Digondol Maling
Diresmikan PJ Bupati Inhil, PT BEST Mulai Produksi Biomassa untuk PLTU Tembilahan
Cara Menjaga Organ Pernapasan Tetap Sehat dari Dinkes Inhil

  • Home
  • Edukasi

Bawa ke Kamar 2x3 Meter Saat Kuliah, Ganjar Pranomo Ingin Ajarkan Ini Pada Anaknya

Redaksi

Senin, 08 Maret 2021 09:54:15 WIB
Cetak
Bawa ke Kamar 2x3 Meter Saat Kuliah, Ganjar Pranomo Ingin Ajarkan Ini Pada Anaknya
Ket Foto : Ganjar Pranowo saat membawa putranya Muhammad Zinedine Alam melihat kos-kosan tempat dia menetap ketika kuliah di UGM./sumber foto: inews/com/istimewa

INHILKLIK.COM - Raut wajah Mbah Bisanto (64) dan istrinya Sumaryanti tampak berkaca-kaca saat kedatangan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo. Keduanya seakan tidak percaya orang yang ada dihadapannyaa itu benar-benar orang nomor satu di Jawa Tengah, Minggu 7 maret 2021.

Ingatan keduanya pun langsung kembali ke puluhan tahun silam. Ketika Ganjar masih tinggal bersama mereka di rumah sederhana itu.  

Mbah Bisanto dan Sumaryanti adalah pemilik rumah kos yang pernah ditempati Ganjar selama ia belajar di Jogja sejak SMA sampai kuliah.  

Di sudut ruangan kecil berukuran 3x2 yang sekarang berubah menjadi gudang itu, ada sejarah seorang anak kampung asal Purworejo yang kini menjadi orang nomor satu di Jawa Tengah. 

"Ya Allah, ngimpi opo aku om Ga (panggilan akrab ke Ganjar). Ayo mlebu (mari masuk)," kata Sumaryanti menyapa Ganjar. Tak berapa lama, ketiganya terlibat obrolan yang sangat gayeng. 

Kenangan-kenangan zaman dulu langsung mencuat saat pertemuan itu terjadi. Apalagi, saat Ganjar melihat kamar yang dulu ia tempati. 

Ganjar yang mengajak putra semata wayangnya, Muhammad Zinedine Alam Ganjar nampak senyum-senyum sendiri mendengar cerita-cerita tempo dulu dari mbah Bisanto dan istrinya itu. 

Kepada Alam yang juga baru masuk di Universitas Gadjah Mada (UGM) tahun ini, ia juga menunjukkan kamar yang dulu ia tempati. 

"Dulu itu kamar ayah, masih sama persis tidak berubah. Hanya dulu tidak dicat, sekarang sudah dicat," kata Ganjar menunjukkan. 

"Mas Alam kosnya di mana? Kalau belum dapat kos, tinggal di sini saja," timpal Sumaryanti. 

Selain kamar kos berukuran 2x3 meter yang masih berdiri sampai saat ini, kenangan Mbah Bisanto dan Sumaryanti pada sosok Ganjar masih sangat membekas.  

Keduanya ingat betul kehidupan Ganjar muda saat tinggal di rumahnya hampir sekitar empat tahun. 

Sosok Ganjar muda menurut keduanya, adalah anak yang nerimo (menerima) dan prihatin.  

Hampir setiap hari, Ganjar jalan kaki dari tempat kos-kosannya itu sampai ke jalan raya yang jaraknya sekitar 1,5 km. Dari jalan raya itu, Ganjar melanjutkan dengan naik angkutan umum ke sekolah atau ke kampusnya. 

"Anaknya baik sekali, saya ngalem (memuji) bukan karena sekarang jadi Gubernur, tapi memang anaknya dari dulu prihatin tenan. Anaknya nerimo, jadi kalau mau berangkat kuliah jalan kaki dari rumah, terus naik colt kampus (angkutan kampus). Nrimo lan prihatin sekali anaknya," kenang Mbah Bisanto.

Makanan sehari-hari Ganjar lanjut keduanya juga tidak aneh-aneh. 

Zaman dulu, makanan kesukaan Ganjar adalah sambal korek dan lele goreng.

"Itu saja sudah, ndak neko-neko makanannya," ujar Sumaryanti. 

Mbah Bisanto dan Sumaryanti tak menyangka, anak yang dulu tinggal di rumahnya dengan kehidupan sehari-hari yang prihatin, kini jadi orang sukses. 

Ganjar kini jadi Gubernur Jawa Tengah dan menjadi tokoh ternama di Indonesia. 

"Ya mboten nyongko (tidak menyangka). Tapi kalau dilihat dari silsilah keluarganya, Om Ga itu dari keluarga terdidik. Itu sekeluarga pinter-pinter semuanya," kata mbah Bisanto. 

Meski sekarang sudah jadi orang sukses, hal yang membuat Mbah Bisanto bangga adalah sikap Ganjar yang tidak berubah. Ia tetap seorang Ganjar yang tidak sombong lan besar hati. 

"Seneng banget diparani Om Ga, meski saiki dadhi wong gedhe (meski sekarang jadi pejabat), tetep kelingan (masih ingat). Sandyan dadi wong gedhe (meskipun jadi pejabat), piyambake ora sombong (tidak sombong)," ujarnya.

Ganjar sendiri sengaja mampir ke tempat kos-kosannya itu saat melakukan kunjungan kerja ke Jogja sekaligus mencarikan tempat kos bagi putranya, Muhammad Zinedine Alam Ganjar. 

Alam memang kini sudah terdaftar sebagai mahasiswa UGM mengikuti jejak ayah dan ibunya. 

"Ya kesini mampir, saya dulu nunut (numpang) tempatnya mas Bisanto. Mereka ini sudah seperti saudara saya sendiri. Dulu saya dikasih kamar ini, saya tinggal dari SMA sampai kuliah awal-awal di UGM. Memang benar, saya dulu kalau berangkat sekolah atau kuliah, jalan kaki dari sini ke jalan raya, baru nyegat bis ke kampus," kenang Ganjar. 

Selain silaturahmi dan nostalgia zaman dulu, ada tujuan penting lain Ganjar mengunjungi tempat kos-kosannya itu dengan mengajak putranya, Alam Ganjar. 

Ia berharap, Alam tahu sejarah bapaknya saat dulu menempa diri di kota gudeg itu. 

"Biar Alam tahu sejarah bapaknya, ini saya ajak biar bisa lihat kamar ayahnya dulu seperti ini. Ini belum berubah, ya seperti ini. Ya biar Alam tahu sejarahnya, bahwa kabeh nganggo laku (semua ada prosesnya)," ujarnya. (*)


Sumber : Riausky.com/Inews.id /  Editor : Ahmad

[ Ikuti InhilKlik.com ]


InhilKlik.com

BERITA LAINNYA +INDEKS
Edukasi

Selain Boleh Offline, Sistem Penerimaan Murid Baru di Inhil kini Diperpanjang

Rabu, 17 Juni 2026 - 02:51:23 WIB

TEMBILAHAN - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) menggelar ra.

Edukasi

‎Diwarnai Skorsing 12 Jam, Konfercab ke-V GMNI Inhil Lahirkan Pemimpin Baru

Kamis, 23 April 2026 - 19:11:42 WIB

‎Tembilahan – Konferensi Cabang (Konfercab) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Indra.

Edukasi

Konfercab V GMNI Inhil Dihadiri Ketua Pertama GMNI Inhil

Rabu, 22 April 2026 - 22:03:48 WIB

Indragiri Hilir – Konferensi Cabang (Konfercab) ke-V GMNI Indragiri Hilir dilaksanakan pada Rab.

Edukasi

Malam Puncak Sosialpreneur Award Jilid 6: Mahasiswa UNISI Sukses Hidupkan Kembali UMKM Lokal

Senin, 15 Desember 2025 - 17:52:03 WIB

TEMBILAHAN - Malam puncak ajang bergengsi Sosialpreneur Award Jilid 6 Tahun 2025.

Edukasi

Pemuda Inhil Raih Juara di Ajang Internasional PAN-SEA AI Developer Challenge 2025

Sabtu, 29 November 2025 - 12:55:49 WIB

Prestasi membanggakan kembali hadir dari Indragiri Hilir. Fengkie Junis, pemuda asal Inhil, berha.

Edukasi

Wisuda STIKes Husada Gemilang Tahun Akademik 2024/2025: 58 Lulusan Tenaga Kesehatan Siap Mengabdi

Kamis, 27 November 2025 - 13:52:24 WIB

Tembilahan, 27 November 2025 — Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Husada G.

TULIS KOMENTAR +INDEKS


VIDEO +INDEKS

Inovasi Tanjung Simpang, Tranportasi Antar Jemput Anak Sekolah Gratis

10 Juni 2022
Bakso Bakar Hendra, Enak di Lidah Pas di Kantong
13 Agustus 2021
Jagung Manis Nek Asni, Lokasinya di M Boya
14 Juli 2021
Kue Pukis di Pasar Kayu Jati, Rp 500,- Per Biji
12 Juli 2021
ES Cincau Hijau Tembilahan Hulu Bikin Ngiler
09 Juli 2021
Terkini +INDEKS
Siap Siaga Padamkan Api, Kapolsek Kateman Apresiasi PT Pulau Sambu di Guntung
28 Juni 2026
PW-IWO Provinsi Riau dan PBH Peradi Pekanbaru Teken MoU, Perkuat Bantuan Hukum Gratis bagi Masyarakat dan Wartawan
27 Juni 2026
Jelang Panen, Polsek Sabak Auh Pantau Tanaman Jagung Program Ketahanan Pangan Asta Cita
26 Juni 2026
Pimpinan BRI Tembilahan Sampaikan Ucapan Selamat Milad ke-61 Kabupaten Indragiri Hilir
25 Juni 2026
Kontingen KTNA Inhil Ikuti PENAS Petani Nelayan XVII di Gorontalo
20 Juni 2026
Polsek Sabak Auh Pantau Lahan Jagung Pipil Program Asta Cita, Pertumbuhan Masih Terpantau Baik
18 Juni 2026
Selain Boleh Offline, Sistem Penerimaan Murid Baru di Inhil kini Diperpanjang
17 Juni 2026
Aplikasi i-potret jadi Kendala Awal Anak-anak Inhil Masuk Sekolah
16 Juni 2026
RDP DPRD Hasilkan Rekomendasi Pembentukan BUMD Telekomunikasi di Inhil
16 Juni 2026
Om Bhabin Milenial Rutin Pantau Tanaman Jagung, Wujud Nyata Dukung Ketahanan Pangan
11 Juni 2026
TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Siap Siaga Padamkan Api, Kapolsek Kateman Apresiasi PT Pulau Sambu di Guntung
  • 2 PW-IWO Provinsi Riau dan PBH Peradi Pekanbaru Teken MoU, Perkuat Bantuan Hukum Gratis bagi Masyarakat dan Wartawan
  • 3 Jelang Panen, Polsek Sabak Auh Pantau Tanaman Jagung Program Ketahanan Pangan Asta Cita
  • 4 Pimpinan BRI Tembilahan Sampaikan Ucapan Selamat Milad ke-61 Kabupaten Indragiri Hilir
  • 5 Kontingen KTNA Inhil Ikuti PENAS Petani Nelayan XVII di Gorontalo
  • 6 Polsek Sabak Auh Pantau Lahan Jagung Pipil Program Asta Cita, Pertumbuhan Masih Terpantau Baik
  • 7 Selain Boleh Offline, Sistem Penerimaan Murid Baru di Inhil kini Diperpanjang
Jasa Press Release Jasa Backlink Media Nasional

Ikuti Kami

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

Inhilklik.com ©2013 - 2020 | All Right Reserved

A Group Member of Iklik Network