Ibadah ini tak Dianjurkan Dilakukan pada Hari Tasyrik
INHILKLIK - Nabi Muhammad tidak menganjurkan Muslim melaksanakan ibadah satu ini sepanjang hari Tasyrik, yaitu tanggal 11, 12, dan 13 Dzulhijjah atau selama tiga hari setelah Idul Adha. Namun sepanjang hari tersebut, umat Islam dianjurkan memperbanyak amal kebaikan.
Hal tersebut dimaksudkan agar seluruh umat Islam berbahagia dengan menikmati santapan dan kebersamaan sepanjang hari Idul Adha. Mereka dianjurkan untuk menikmati makan dan minum yang tersedia sehingga semakin menguatkan ukhuwah dan persatuan.
Ibadah yang tidak dianjurkan untuk dilakukan sepanjang hari tasyrik adalah puasa. Ini merupakan ibadah yang ‘sangat rahasia’, karena dalam sebuah hadits qudsi, Allah menyebutkan, ibadah ini adalah langsung untuk Allah dan pahalanya diberikan langsung oleh Allah sesuka-Nya (fa innahu lii wa ana ajzi bihi).
Dalam sebuah hadits, Nabi Muhammad mengatakan begini:
“Dari Ibnu ‘Umar radhiyallahu anhuma, keduanya berkata: “Tidak diperkenankan untuk berpuasa pada hari Tasyrik kecuali bagi siapa yang tidak mendapatkan hewan qurban ketika menunaikan haji.” (HR. Bukhari, no. 1859)
Pada kesempatan lain hari Tasyrik juga disebut juga dengan hari untuk makan dan minum. Rasulullah bersabda:
“Dari Uqbah bin Amir, bahwa Rasulullah ? bersabda: “Hari Arafah, hari Idul Adha, dan hari Tasyrik adalah hari raya kita pemeluk agama Islam, serta merupakan hari-hari untuk makan dan minum.” (HR. An-Nasa’i, no. 2954)
Arti Tasyrik
Kata ini berasal dari sya ra qa dengan tasydid di huruf kedua. Kemudian menjadi mashdar tasyriq. Artinya memanfaatkan matahari. Hal ini merujuk kepada tradisi Muslim zaman dahulu dan orang-orang pada umumnya yang memanfaatkan cahaya matahari untuk mengeringkan daging. Dengan begitu daging menjadi awet dan menjadi persediaan makanan dalam waktu lama.
Daging sapi, domba, dan kambing, merupakan makanan yang banyak dikonsumsi masyarakat pada waktu itu. Boleh dibilang, ini merupakan makanan ‘mewah’ karena banyak dikonsumsi masyarakat.
Makna lain tasyrik merujuk kepada tiga hari setelah Idul Adha. Ini merupakan hari yang harus dimanfaatkan untuk berkumpul bersama handai tolan untuk menikmati santapan lezat. Dengan begitu kebersamaan dan kekeluargaan semakin kuat.
Namun pada 3 hari tersebut, berdasarkan hadits di atas, ada orang yang terpaksa berpuasa, yaitu jamaah haji yang tidak dapat daging kurban. Mereka mungkin tidak dapat menikmati tasyrik dan berbagai hidangan daging serba lezat karena harus menyelesaikan rukun Islam kelima.**
Diwarnai Skorsing 12 Jam, Konfercab ke-V GMNI Inhil Lahirkan Pemimpin Baru
Tembilahan – Konferensi Cabang (Konfercab) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Indra.
Konfercab V GMNI Inhil Dihadiri Ketua Pertama GMNI Inhil
Indragiri Hilir – Konferensi Cabang (Konfercab) ke-V GMNI Indragiri Hilir dilaksanakan pada Rab.
Malam Puncak Sosialpreneur Award Jilid 6: Mahasiswa UNISI Sukses Hidupkan Kembali UMKM Lokal
TEMBILAHAN - Malam puncak ajang bergengsi Sosialpreneur Award Jilid 6 Tahun 2025.
Pemuda Inhil Raih Juara di Ajang Internasional PAN-SEA AI Developer Challenge 2025
Prestasi membanggakan kembali hadir dari Indragiri Hilir. Fengkie Junis, pemuda asal Inhil, berha.
Wisuda STIKes Husada Gemilang Tahun Akademik 2024/2025: 58 Lulusan Tenaga Kesehatan Siap Mengabdi
Tembilahan, 27 November 2025 — Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Husada G.
GMNI Inhil Gelar Diskusi, Bahas Mengapa Inhil Tidak Masuk PSN Sentra Hilirisai Kelapa Nasional
Indragiri Hilir — DPC Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Indragiri Hilir menggelar .
iKlik Network







