• Jumat, 17 Juli 2026
  • Pikiran Rakyat Icon iKlik Network
  • Home
  • Daerah
    • Samosir
    • Serdang Bedagai
    • Meranti
    • Rokan Hilir
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Siak
    • Inhil
    • Inhu
    • Pelalawan
    • Kuansing
    • Rokan Hulu
    • Kampar
    • Pekanbaru
  • Ubah Laku
  • Feature
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Ragam
  • Nasional
  • Dunia
  • More
    • Opini
    • Desa
    • Parlemen
    • Lingkungan
    • Sport
    • Advertorial
    • Edukasi
    • Kesehatan
    • Travelling
    • Autotekno
    • Video
    • Lifestyle
    • Gallery
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Indeks
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Ragam
  • Nasional
  • Dunia
  • Opini
  • Desa
  • Parlemen
  • Lingkungan
  • Sport
  • Advertorial
  • Edukasi
  • Kesehatan
  • Travelling
  • Autotekno
  • Video
  • Lifestyle
  • Gallery
  • Daerah
  • Ubah Laku
  • Feature
  • Pekanbaru
  • Kampar
  • Rokan Hulu
  • Kuansing
  • Pelalawan
  • Inhu
  • Inhil
  • Siak
  • Bengkalis
  • Dumai
  • Rokan Hilir
  • Meranti
  • Serdang Bedagai
  • Samosir
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN
Pemkab Sergai Dorong Pendidikan Karakter, Wabup Adlin Resmikan Pembangunan Musala Sekolah
Presiden Prabowo Pimpin Panen Raya Nasional, Gubernur Sumut dan Bupati Sergai Tegaskan Komitmen Swasembada Pangan
Sepeda Motor Scorpio Milik Warga Teluk Mengkudu Raib Digondol Maling
Diresmikan PJ Bupati Inhil, PT BEST Mulai Produksi Biomassa untuk PLTU Tembilahan
Cara Menjaga Organ Pernapasan Tetap Sehat dari Dinkes Inhil

  • Home
  • Dunia

Pemimpin WHO Didesak Mundur

Redaksi

Selasa, 14 April 2020 23:21:47 WIB
Cetak
Pemimpin WHO Didesak Mundur

INHILKLIK.COM, JAKARTA - Petisi online yang menyerukan pengunduran diri pemimpin Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Tedros Adhanom Ghebreyesus tengah menjadi sorotan publik. Petisi itu kini berhasil mengumpulkan hampir satu juta tanda tangan.

Tedros yang merupakan politisi asal Ethiopia sekaligus pemimpin WHO yang didukung Perserikatan Bangsa-Bangsa telah menjabat sebagai direktur jenderal sejak Juli 2017. Saat ini ia mendapatkan banyak kecaman karena pandemi virus corona COVID-19.

Sebagaimana diketahui saat ini COVID-19 telah menewaskan lebih dari 100 ribu orang dari seluruh dunia, dan membuat 1,7 juta orang terinfeksi. Tedros dituduh mengizinkan China melaporkan dampak infeksi virus yang terjadi di Kota Wuhan yang dipercaya sebagai asal mula virus.

Banyak kritikus percaya bahwa, laporan yang diberikan China kabarnya memengaruhi kemampuan negara-negara lain untuk merespon mengenai wabah ini.

“Kami sangat berpikir Tedros Adhanom Ghebreyesus tidak cocok untuk perannya sebagai Direktur Jenderal WHO. Petisi dengan 853.000 tanda tangan, yang diposting di situs web Change.org, menyatakan, menyerukan pengunduran diri langsung pejabat itu,” tulis petisi tersebut, melansir dari Foxnews, Senin (13/4/2020).

Banyak dari masyarakat yang benar-benar kecewa dengan tindakan yang dilakukan Tedros. Sebagian dari mereka menyarankan agar WHO bersikap netral secara politik. Pasalnya tanpa penyelidikan lebih lanjut Tedros seakan percaya pada data jumlah kematian dan infeksi yang diberikan pemerintah China.

Anggota parlemen Amerika Serikat (AS) telah menjadi salah satu orang yang menyuarakan kritik paling keras untuk Tedros. Minggu lalu sekelompok Republikan dari Komite Pengawasan DPR menulis surat kepada Tedros.

Mereka menuntut agar Tedros bisa memberikan sikap yang tepat antara hubungannya dengan para pejabat China.

"Sepanjang krisis, WHO telah menghindar dari menyalahkan pemerintah China yang pada dasarnya adalah Partai Komunis China. Anda, sebagai pemimpin WHO, memuji 'transparansi' pemerintah China selama krisis, dan pada kenyataannya, mereka berbohong kepada dunia,” ungkap anggota parlemen AS.

Selain itu WHO juga pernah mengatakan bahwa pemerintah China menemukan tidak ada bukti yang jelas dari penularan COVID-19. Penasihat Ekonomi Gedung Putih, Peter Navarro menyebut Tedros sebagai salah satu "proksi" pemerintah China.

Terlebih ketika Beijing berupaya mendapatkan pengaruh atas berbagai agensi yang dikelola oleh AS. Navarro mengatakan Presiden, Trump mempertimbangkan untuk memotong dana untuk WHO. Hal ini dilakukan setelah presiden menuduh agen itu merusak penanganan pandemi COVID-19.

"Itu semua pandangan China tentang dunia dan bagaimana mereka ingin mengendalikan berbagai jenis organisasi internasional, bahkan ketika mereka tidak bermain dengan aturan internasional,” terang Navarro.

Pekan lalu Tedros mengecam Presiden Trump, menuduh bahwa para pemimpin AS mempolitisasi pandemi. Pernyataan tersebut diungkapkan setelah Trump mengancam akan memotong dana AS untuk WHO.

"Jika Anda tidak menginginkan lebih banyak kantong mayat, jangan menahan diri untuk mempolitisirnya. Mohon karantina politisasi COVID," terang Tedros dalam sesi konferensi pers.

Sebelumnya, Tedros memuji penanganan Trump terhadap pandemi COVID-19. Ia mengatakan presiden telah mengambil tanggung jawab yang benar dalam merespon pandemi COVID-19 yang terjadi di AS.

Tedros juga memperingatkan akan banyak kematian akibat virus jika negara-negara terlalu cepat mengurangi langkah-langkah mitigasi. Beberapa diantaranya seperti perintah untuk tinggal di rumah (isolasi mandiri) dan menjaga jarak sosial (social distancing).

“Pada saat yang sama, pengurangan pembatasan yang terlalu cepat dapat menyebabkan banyak kematian. Jalan ini bisa sama berbahayanya jika tidak dikelola dengan baik,” ungkap Tedros.

Tedros juga mengatakan beberapa negara dengan sistem perawatan kesehatan yang kuat tampak benar-benar terkejut oleh pandemi COVID-19. Ini menunjukkan bahwa sistem kesehatan apa pun dapat memiliki celah.

“Kami harus rendahan hati untuk melihat sejauh mana sistem kami dipersiapkan. Di mana ada celah dan bagaimana kami dapat memperbaikinya untuk masa depan,” tutup Tedros.

sumber: okezone.com


[ Ikuti InhilKlik.com ]


InhilKlik.com

BERITA LAINNYA +INDEKS
Dunia

Potensi Bitcoin Capai Rekor Baru di Tengah Kenaikan Data Ekonomi AS

Ahad, 15 Desember 2024 - 11:41:09 WIB

INHILKLIK - Bitcoin (BTC) dinilai memiliki peluang besar untuk mencapai level tertinggi baru, sei.

Dunia

Harga Minyak Naik Seiring Sanksi Baru terhadap Rusia dan Iran

Sabtu, 14 Desember 2024 - 11:32:41 WIB

INHILKLIK - Harga minyak naik 2% ke level tertinggi dalam 3 minggu pada perdagangan Jumat (13/12/.

Dunia

Harga Emas Dunia Turun Dibebani Imbal Hasil Obligasi AS

Jumat, 06 Desember 2024 - 10:56:36 WIB

INHILKLIK - Harga emas dunia melemah pada Kamis (5/12/2024) seiring kenaikan imbal hasil obligasi.

Dunia

Harga Emas Anjlok 3 Persen, Dipicu Berita Gencatan Senjata Israel-Hezbollah dan Bessent

Selasa, 26 November 2024 - 10:10:47 WIB

INHILKLIK - Harga emas turun lebih dari 3% pada Senin (25/11), mengakhiri reli lima sesi yang mem.

Dunia

Pertama Kali Terjadi dalam 130 Tahun, Gunung Fuji Kehilangan Lapisan Saljunya

Kamis, 07 November 2024 - 09:52:57 WIB

INHILKLIK - Gunung Fuji yang ikonis di Jepang, dikenal karena lapisan saljunya yang selalu bertah.

Dunia

Rupiah Dibuka Melemah ke Rp15.840, Terpukul Sentimen Pilpres AS dan Kenaikan Dolar

Rabu, 06 November 2024 - 11:43:35 WIB

INHILKLIK - Mata uang rupiah dibuka melemah ke posisi Rp15.840 per dolar Amerika Serikat (AS) pad.

TULIS KOMENTAR +INDEKS


VIDEO +INDEKS

Inovasi Tanjung Simpang, Tranportasi Antar Jemput Anak Sekolah Gratis

10 Juni 2022
Bakso Bakar Hendra, Enak di Lidah Pas di Kantong
13 Agustus 2021
Jagung Manis Nek Asni, Lokasinya di M Boya
14 Juli 2021
Kue Pukis di Pasar Kayu Jati, Rp 500,- Per Biji
12 Juli 2021
ES Cincau Hijau Tembilahan Hulu Bikin Ngiler
09 Juli 2021
Terkini +INDEKS
Lapas Tembilahan Gagalkan Penyelundupan 2 Unit Handphone dalam Titipan Makanan
15 Juli 2026
Panen Jagung Masuki Tahap Pascapanen, Polsek Sabak Auh Pastikan Proses hingga Penimbangan Berjalan Lancar
07 Juli 2026
Panglima DPD Laskar Melayu Riau Inhil Lantik Serentak Enam Panglima DPC Kecamatan di Pulau Burung
07 Juli 2026
BRI Dorong Literasi Keuangan Anak Melalui Produk BritAma Junio
07 Juli 2026
PBH PERADI Desak Kapolda Riau Turun Tangan, Usut Tuntas Dua Dugaan Kasus Kekerasan yang Menyeret Nama Polisi
06 Juli 2026
Dukung Asta Cita, Polsek Sabak Auh Pantau Panen Jagung Pipil di Lahan Ketahanan Pangan
06 Juli 2026
Dukung Ketahanan Pangan, Jajaran Polsek Sabak Auh Kawal Pertumbuhan Jagung Pipil Hingga Panen
05 Juli 2026
Polsek Sabak Auh Pantau Panen Jagung Pipil, Dukung Program Ketahanan Pangan Asta Cita
04 Juli 2026
Pemdes Sungai Intan Salurkan Honor Perangkat Desa
03 Juli 2026
Bhabinkamtibmas Setelsel yang rutin Sambangi Lahan jagung
02 Juli 2026
TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Panen Jagung Masuki Tahap Pascapanen, Polsek Sabak Auh Pastikan Proses hingga Penimbangan Berjalan Lancar
  • 2 Panglima DPD Laskar Melayu Riau Inhil Lantik Serentak Enam Panglima DPC Kecamatan di Pulau Burung
  • 3 BRI Dorong Literasi Keuangan Anak Melalui Produk BritAma Junio
  • 4 PBH PERADI Desak Kapolda Riau Turun Tangan, Usut Tuntas Dua Dugaan Kasus Kekerasan yang Menyeret Nama Polisi
  • 5 Dukung Asta Cita, Polsek Sabak Auh Pantau Panen Jagung Pipil di Lahan Ketahanan Pangan
  • 6 Dukung Ketahanan Pangan, Jajaran Polsek Sabak Auh Kawal Pertumbuhan Jagung Pipil Hingga Panen
  • 7 Polsek Sabak Auh Pantau Panen Jagung Pipil, Dukung Program Ketahanan Pangan Asta Cita
Jasa Press Release Jasa Backlink Media Nasional

Ikuti Kami

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

Inhilklik.com ©2013 - 2020 | All Right Reserved

A Group Member of Iklik Network