• Jumat, 17 Juli 2026
  • Pikiran Rakyat Icon iKlik Network
  • Home
  • Daerah
    • Samosir
    • Serdang Bedagai
    • Meranti
    • Rokan Hilir
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Siak
    • Inhil
    • Inhu
    • Pelalawan
    • Kuansing
    • Rokan Hulu
    • Kampar
    • Pekanbaru
  • Ubah Laku
  • Feature
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Ragam
  • Nasional
  • Dunia
  • More
    • Opini
    • Desa
    • Parlemen
    • Lingkungan
    • Sport
    • Advertorial
    • Edukasi
    • Kesehatan
    • Travelling
    • Autotekno
    • Video
    • Lifestyle
    • Gallery
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Indeks
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Ragam
  • Nasional
  • Dunia
  • Opini
  • Desa
  • Parlemen
  • Lingkungan
  • Sport
  • Advertorial
  • Edukasi
  • Kesehatan
  • Travelling
  • Autotekno
  • Video
  • Lifestyle
  • Gallery
  • Daerah
  • Ubah Laku
  • Feature
  • Pekanbaru
  • Kampar
  • Rokan Hulu
  • Kuansing
  • Pelalawan
  • Inhu
  • Inhil
  • Siak
  • Bengkalis
  • Dumai
  • Rokan Hilir
  • Meranti
  • Serdang Bedagai
  • Samosir
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN
Pemkab Sergai Dorong Pendidikan Karakter, Wabup Adlin Resmikan Pembangunan Musala Sekolah
Presiden Prabowo Pimpin Panen Raya Nasional, Gubernur Sumut dan Bupati Sergai Tegaskan Komitmen Swasembada Pangan
Sepeda Motor Scorpio Milik Warga Teluk Mengkudu Raib Digondol Maling
Diresmikan PJ Bupati Inhil, PT BEST Mulai Produksi Biomassa untuk PLTU Tembilahan
Cara Menjaga Organ Pernapasan Tetap Sehat dari Dinkes Inhil

  • Home
  • Opini

Pesawat Antikiamat AS Ini Rusak oleh Burung

Redaksi

Sabtu, 19 Oktober 2019 23:57:28 WIB
Cetak
Pesawat Antikiamat AS Ini Rusak oleh Burung

INHILKLIK.COM, JAKARTA - E-6B Mercury milik Angkatan Laut Amerika Serikat ini, digelari Antikiamat. Pesawat ini dirancang untuk selamat dari perang nuklir ketika komunikasi dan pos komando penerbangan. Namun, pesawat tersebut rusak setelah menabrak seekor burung saat mendarat. 

Pesawat senilai USD141 juta itu, mendarat di Patuxent River Naval Air Station di Maryland, ketika seekor burung tersedot ke dalam salah satu dari empat mesinnya pada 2 Oktober.

Tidak ada yang terluka dalam insiden itu, tetapi kerusakan mencapai setidaknya USD2 juta, sementara Tim Boulay, juru bicara Divisi Pesawat Pusat Perang Udara Angkatan Laut, mengkonfirmasi bahwa salah satu mesin harus diganti.

Naval Safety Center menyebut insiden itu sebagai kecelakaan 'kelas A', yang berarti kecelakaan itu melibatkan kematian, cacat permanen, atau kerusakan pesawat terbang senilai USD2 juta atau lebih.

Masih belum jelas jenis burung apa yang terlibat.  

Pada saat pendaratan, orang-orang di papan melakukan tes sistem. Insiden itu sedang diselidiki, kata Navy Times.  

Setiap tahun setidaknya ada 3.000 tabrakan satwa liar dengan pesawat militer, menurut Departemen Pertahanan dari Program Penerbangan. 

Administrasi Penerbangan Federal mengatakan, penerbangan komersial merasakan beban terbesar dari 2.300 pemogokan lainnya.

Tahun ini menandai peringatan 10 tahun serangan burung yang paling berkesan, ketika sebuah jet US Airways menuju Charlotte, diemudikan oleh Kapten Chesley 'Sully' Sullenberger, membuat 'Miracle on the Hudson' setelah sekawanan angsa menghancurkan mesin.  

Semua 155 penumpang dan awak selamat. 

nsiden terbaru itu terjadi hanya beberapa bulan setelah E-6B lainnya terpotong, diangkut dari hanggar di Pangkalan Angkatan Udara Tinker di Oklahoma.   

E-6B Mercury, juga dikenal sebagai TACAMO (Take Charge and Move Out), adalah pesawat Boeing yang dikembangkan untuk Angkatan Laut AS sebagai platform komunikasi udara.

Mereka digunakan untuk mengirimkan instruksi dari udara ke armada kapal selam Angkatan Laut AS, melalui pemancar dan antena, menurut produsen.

Boeing membangun 16 untuk Angkatan Laut antara 1989 dan 1992.

"Pesawat-pesawat TACAMO mendukung pasukan kapal selam rudal balistik Angkatan Laut, memberikan hubungan vital dengan pasukan dari otoritas komando nasional," urai Boeing.

'Pesawat TACAMO E-6B dilengkapi dengan kabel trailing ganda yang berfungsi sebagai pemancar dan antena, mentransmisikan dalam spektrum frekuensi yang sangat rendah.'

Baik pesawat E-6B, dan E-4B, dibangun untuk menahan pulsa elektromagnetik besar yang dihasilkan oleh bencana nuklir.

Mereka mampu melakukan itu, karena mereka mengandalkan teknologi analog yang lebih tua.


[ Ikuti InhilKlik.com ]


InhilKlik.com

BERITA LAINNYA +INDEKS
Opini

Sisi yang Harus Diperhatikan Dalam Memilih Pemimpin: Catatan untuk Pemilukada 2024

Selasa, 26 November 2024 - 13:45:12 WIB

Tepat pada tanggal 27 November 2024 nanti Indonesia menghelat pemilu kepala daerah. Pada perhelat.

Opini

Empat Syarat Pemimpin Ada di Fermadani

Senin, 07 Oktober 2024 - 17:15:25 WIB

INHILKLIK.COM - Tim Pemenangan Pasangan calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati I.

Opini

Manajemen Pertanian Kelapa di Indragiri Hilir untuk Ketahanan Pangan Indonesia

Senin, 18 September 2023 - 16:00:00 WIB

INHILKLIK.COM - Indragiri Hilir atau Inhil, merupakan kabupaten di Provinsi Riau yang terletak di.

Opini

3 Tokoh Jawa yang Berpeluang Maju di Pilkada Inhil

Kamis, 05 Januari 2023 - 13:52:19 WIB

INHILKLIK.COM - Gemericik Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di Kabupaten Indragiri Hili.

Opini

Menaja Kenduri Budaya Melayu Sebagai Entitas Bangsa Untuk Indonesia Segera Pulih Lebih Cepat

Rabu, 10 Agustus 2022 - 07:05:31 WIB

INHILKLIK.COM - Pandemi semoga segera berlalu, hampir jutaan masyarakat di muka bumi me.

Opini

Komitmen Sambu Group dalam Penerapan Budaya K3 di Era Digitalisasi

Ahad, 20 Februari 2022 - 00:37:25 WIB

INHILKLIK.COM - Peringatan bulan K3 setiap tahunnya seakan menjadi momentum bagi.

TULIS KOMENTAR +INDEKS


VIDEO +INDEKS

Inovasi Tanjung Simpang, Tranportasi Antar Jemput Anak Sekolah Gratis

10 Juni 2022
Bakso Bakar Hendra, Enak di Lidah Pas di Kantong
13 Agustus 2021
Jagung Manis Nek Asni, Lokasinya di M Boya
14 Juli 2021
Kue Pukis di Pasar Kayu Jati, Rp 500,- Per Biji
12 Juli 2021
ES Cincau Hijau Tembilahan Hulu Bikin Ngiler
09 Juli 2021
Terkini +INDEKS
Lapas Tembilahan Gagalkan Penyelundupan 2 Unit Handphone dalam Titipan Makanan
15 Juli 2026
Panen Jagung Masuki Tahap Pascapanen, Polsek Sabak Auh Pastikan Proses hingga Penimbangan Berjalan Lancar
07 Juli 2026
Panglima DPD Laskar Melayu Riau Inhil Lantik Serentak Enam Panglima DPC Kecamatan di Pulau Burung
07 Juli 2026
BRI Dorong Literasi Keuangan Anak Melalui Produk BritAma Junio
07 Juli 2026
PBH PERADI Desak Kapolda Riau Turun Tangan, Usut Tuntas Dua Dugaan Kasus Kekerasan yang Menyeret Nama Polisi
06 Juli 2026
Dukung Asta Cita, Polsek Sabak Auh Pantau Panen Jagung Pipil di Lahan Ketahanan Pangan
06 Juli 2026
Dukung Ketahanan Pangan, Jajaran Polsek Sabak Auh Kawal Pertumbuhan Jagung Pipil Hingga Panen
05 Juli 2026
Polsek Sabak Auh Pantau Panen Jagung Pipil, Dukung Program Ketahanan Pangan Asta Cita
04 Juli 2026
Pemdes Sungai Intan Salurkan Honor Perangkat Desa
03 Juli 2026
Bhabinkamtibmas Setelsel yang rutin Sambangi Lahan jagung
02 Juli 2026
TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Panen Jagung Masuki Tahap Pascapanen, Polsek Sabak Auh Pastikan Proses hingga Penimbangan Berjalan Lancar
  • 2 Panglima DPD Laskar Melayu Riau Inhil Lantik Serentak Enam Panglima DPC Kecamatan di Pulau Burung
  • 3 BRI Dorong Literasi Keuangan Anak Melalui Produk BritAma Junio
  • 4 PBH PERADI Desak Kapolda Riau Turun Tangan, Usut Tuntas Dua Dugaan Kasus Kekerasan yang Menyeret Nama Polisi
  • 5 Dukung Asta Cita, Polsek Sabak Auh Pantau Panen Jagung Pipil di Lahan Ketahanan Pangan
  • 6 Dukung Ketahanan Pangan, Jajaran Polsek Sabak Auh Kawal Pertumbuhan Jagung Pipil Hingga Panen
  • 7 Polsek Sabak Auh Pantau Panen Jagung Pipil, Dukung Program Ketahanan Pangan Asta Cita
Jasa Press Release Jasa Backlink Media Nasional

Ikuti Kami

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

Inhilklik.com ©2013 - 2020 | All Right Reserved

A Group Member of Iklik Network